Sastra

Terakhir diperbarui: 03 November 2025, 14:50 WIB

Refleksi 80 Tahun Merdeka 

Apakah itu hanya sekedar narasi 

Tak terasa waktu begitu cepat berganti hingga saat ini 

Tragedi demi tragedi sudah banyak yang terlewati baik ataupun buruk 

Hari ini mari kita melihat situasi 

80 tahun kita sudah merdeka namun seakan penjajahan penindasan tidak pernah terlepas dari tragedi dan tragedi  

Bukan tahun yang singkat muda ataupun tua tergantung bagaimana kacamata yang melihat bagaimana keadaan yang menjawab dan bagaimana sudut pandang yang membawakan narasi ataupun menyimpulkan 

Kita tidak boleh membatasi 

Kita tidak boleh mendiskreditkan  

Entah bagaimana orang itu bersikap entah bagaimana orang itu membawakan sebuah narasi dalam bentuk perspektif  

Perbedaan demi perbedaan bukanlah hal yang bisa kita mungkiri 

Sebab bagaimana semuanya itu bisa di pukul rata bisa 1 sedangkan di dalam keluarga saja terdapat perbedaan mulai perlakuan pendidikan dan 

Jangankan itu kembar identik sekalipun tetap memiliki perbedaan baik nasib dsb. 

Artinya sebetulnya apa pun yang kita lakukan itu juga merupakan hak setiap individu  

Perjuangan demi perjuangan dalam bentuk apa pun itu juga merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita untuk tetap bertahan hidup 

Kami tidak memegang senjata kami tidak anarkis dan kami hanya memperjuangkan hak" yang memang direbut secara paksa melalui aspirasi yang kita ingin sampaikan melalui ide dan gagasan yang ingin kita berikan ingin mengambil peran pada apa yang di gariskan dan kenapa seakan semua belum terselesaikan 

Jangan benturkan kami dengan masyarakat sebab kami bagian dari masyarakat 

Jangan giring narasi yang disampaikan secara jahat 

Dan jangan adu domba kami dengan aparatur negara karna ke depan mungkin kita yang akan gantikan posisi kalian 

Sebetulnya apa yang saya tuliskan itu juga merupakan apa yang terjadi per hari ini walaupun saya juga sebetulnya tidak sepenuhnya suka berdemonstrasi turun ke jalan dalam penyampaian aspirasi karna saya pikir sudah kurang efektif 

Namun kita juga tidak boleh munafik bahwasanya hari ini kita memiliki keluangan untuk menyuarakan aspirasi kita bergerak berpikir dll. itu juga merupakan perjuangan para pendahulu kita melalui jalur turun ke jalan dan menyuarakan aspirasi  

Saya juga tidak mau menyudutkan tentang yang tidak mau mengambil peran untuk turun ke jalan per hari adalah pengkhianat adalah benalu sebab tidak mau berkontribusi melalui jalur ini mungkin mereka berjuang dari jalur" lainnya  

Yang berjuang dengan tulisan" maka berjuanglah, yang menyiarkan lewat jalur" karya maka lanjutkan perjuangannya dan yang memang terlihat diam" saja dan membaca buku seperti akademisi maka saya mohon sampaikanlah solusi"mu terlibatlah dalam penyebarluasan maslahat entah apa pun itu bentuknya, entah apa pun itu caranya, dan bukan hal yang fundamental ketika kita selalu mudah terpecah belah karna berbeda pandangan berbeda cara main ataupun berbeda golongan 

Orang" yang mengambil momentum karna adanya momentum jangan terlalu di sudutkan  

Orang" yang menciptakan momentum untuk meraih momentum maka teruskanlah 

Dan orang" yang masih belum sadar akan momentum maka sadarlah 

Hidup yang tidak dipertaruhkan tidak akan pernah/layak dimenangkan. 

Muhammad Taufan 

dikata-katain kata"

 Kontributor: Rayhannevi