Refleksi 80 Tahun Merdeka
Apakah itu hanya sekedar narasi
Tak terasa waktu begitu cepat berganti hingga saat ini
Tragedi demi tragedi sudah banyak yang terlewati baik ataupun buruk
Hari ini mari kita melihat situasi
80 tahun kita sudah merdeka namun seakan penjajahan penindasan tidak pernah terlepas dari tragedi dan tragedi
Bukan tahun yang singkat muda ataupun tua tergantung bagaimana kacamata yang melihat bagaimana keadaan yang menjawab dan bagaimana sudut pandang yang membawakan narasi ataupun menyimpulkan
Kita tidak boleh membatasi
Kita tidak boleh mendiskreditkan
Entah bagaimana orang itu bersikap entah bagaimana orang itu membawakan sebuah narasi dalam bentuk perspektif
Perbedaan demi perbedaan bukanlah hal yang bisa kita mungkiri
Sebab bagaimana semuanya itu bisa di pukul rata bisa 1 sedangkan di dalam keluarga saja terdapat perbedaan mulai perlakuan pendidikan dan
Jangankan itu kembar identik sekalipun tetap memiliki perbedaan baik nasib dsb.
Artinya sebetulnya apa pun yang kita lakukan itu juga merupakan hak setiap individu
Perjuangan demi perjuangan dalam bentuk apa pun itu juga merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita untuk tetap bertahan hidup
Kami tidak memegang senjata kami tidak anarkis dan kami hanya memperjuangkan hak" yang memang direbut secara paksa melalui aspirasi yang kita ingin sampaikan melalui ide dan gagasan yang ingin kita berikan ingin mengambil peran pada apa yang di gariskan dan kenapa seakan semua belum terselesaikan
Jangan benturkan kami dengan masyarakat sebab kami bagian dari masyarakat
Jangan giring narasi yang disampaikan secara jahat
Dan jangan adu domba kami dengan aparatur negara karna ke depan mungkin kita yang akan gantikan posisi kalian
Sebetulnya apa yang saya tuliskan itu juga merupakan apa yang terjadi per hari ini walaupun saya juga sebetulnya tidak sepenuhnya suka berdemonstrasi turun ke jalan dalam penyampaian aspirasi karna saya pikir sudah kurang efektif
Namun kita juga tidak boleh munafik bahwasanya hari ini kita memiliki keluangan untuk menyuarakan aspirasi kita bergerak berpikir dll. itu juga merupakan perjuangan para pendahulu kita melalui jalur turun ke jalan dan menyuarakan aspirasi
Saya juga tidak mau menyudutkan tentang yang tidak mau mengambil peran untuk turun ke jalan per hari adalah pengkhianat adalah benalu sebab tidak mau berkontribusi melalui jalur ini mungkin mereka berjuang dari jalur" lainnya
Yang berjuang dengan tulisan" maka berjuanglah, yang menyiarkan lewat jalur" karya maka lanjutkan perjuangannya dan yang memang terlihat diam" saja dan membaca buku seperti akademisi maka saya mohon sampaikanlah solusi"mu terlibatlah dalam penyebarluasan maslahat entah apa pun itu bentuknya, entah apa pun itu caranya, dan bukan hal yang fundamental ketika kita selalu mudah terpecah belah karna berbeda pandangan berbeda cara main ataupun berbeda golongan
Orang" yang mengambil momentum karna adanya momentum jangan terlalu di sudutkan
Orang" yang menciptakan momentum untuk meraih momentum maka teruskanlah
Dan orang" yang masih belum sadar akan momentum maka sadarlah
Hidup yang tidak dipertaruhkan tidak akan pernah/layak dimenangkan.
Muhammad Taufan
dikata-katain kata"
Kontributor: Rayhannevi